Di perairan Kwatisore,
Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Nabire, Papua Tengah, hiu paus (
Rhincodon typus) hadir sebagai salah satu penghuni laut yang paling istimewa. Perairan ini menjadi salah satu habitat penting sekaligus tempat terbaik untuk mengamati raksasa lembut lautan di Indonesia.
Namun, ada yang perlu kita pahami kembali tentang pariwisata satwa liar. Kehadiran mereka bukan undangan untuk menyentuh. Kita tidak harus berenang bersama mereka untuk merasa dekat dengan alam. Kekaguman tidak selalu perlu dibuktikan dengan kontak fisik.
Pariwisata berkelanjutan menuntut kedewasaan untuk menerima bahwa alam memiliki ruang, perilaku, dan batasnya sendiri. Bahwa terkadang, cara terbaik menikmati kehidupan liar adalah dengan menjaga jarak, mengamati tanpa mengganggu, dan membiarkan mereka tetap menjadi diri mereka sendiri.
Sebab, perjalanan yang baik bukan hanya tentang seberapa dekat kita dengan satwa liar, tetapi juga tentang seberapa jauh kita bersedia menahan diri demi keberlangsungan hidupnya.
Di Kwatisore, kita belajar bahwa membiarkan adalah bagian dari penjagaan.
Salam Legend Keepers!